Senin, 11 Januari 2010
Sistem Informasi Inventori Perusahaan X - Deskripsi Sistem Informasi Inventori
Adapun modul - modul yang terintegrasi dalam Sistem Informasi Gudang ini adalah :
Daftar dan Grup Barang
Daftar Suplier
Daftar Customer
Order Pembelian
Penjualan
Laporan Eksekutif
Ruang lingkup proses :
Sistem pembelian barang (proses membeli barang)
Sistem penjualan barang ( proses menjual barang)
Sistem pengadaan barang (proses pendapatan barang)
Sistem bagian gudang ( proses pergudangan)
Sistem pengembalian barang ( proses retur)
Sistem pengiriman barang ( proses pengeriman barang sampai ke pembeli)
Sistem pemeriksaan stok barang (proses pengecekan stok barang yang tersedia)
Sistem pemesanan barang ( proses pemesanan barang)
Sistem pengisian stok barang
Ruang lingkup proses informasi :
Produk:
• Kode produk
• Nama produk
• Harga jual
• Harga beli
Pemasok:
• Kode pemasok
• Nama pemasok
• Alamat pemasok
• No. Telp
Nota Pembelian:
• No. Nota
• tanggal
Media Promosi :
• Blog
• Forum
• Situs Pribadi
Keuntungan Tangible
Penurunan biaya operasi
Penurunan biaya computer
Penurunan biaya pegawai
Penurunan biaya supplier
Pengurangan biaya fasilitas
Mengurangi biaya pengeluaran
Keuntungan Intangible
Kepuasan pelanggan
Kepuasan pekerjaan
Meningkatkan pembelajaran
Citra yang lebih baik
Peningkatan kontribusi pegawai, pengambilan keputusan, dan operasional
Sistem Informasi Inventori Perusahaan X - Profile Perusahaan
Perusahaan X adalah perusahaan yang bergerak dibidang invertori pada usaha pakaian, serta pengiriman barang. Perusahaan melaksanakan usaha dengan memproses barang yang dibeli dari supplier sampai dijual kepada costumer. Dalam menjual kepada customer, Perusahaan X melakukan promosi pemasaran melalui media blog, forum, situs pribadi. Perusahaan juga berusaha meningkatkan dan memperluas jaringan pemasarannya dalam upaya mendukung kemajuan usahanya.
Perusahaan ini memiliki pelanggan yang tersebar di Indonesia dan juga telah menggunakan teknologi komputer untuk mendukung operasinya, tetapi system informasi invertori masih terbatas untuk mendukung pemroresan data, transaksi, dan operasi,
Tentang Sistem Pemrosesan Transaksi/Transaction Process System (TPS)

- Sistem tersebut mengambil data dari sistem fisik pada perusahaan dan menyimpannya pada databasenya
- Software pemrosesan data merubah / transform data menjadi informasi untuk para manajer di perusahaan dan juga untuk orang-orang lainnya yang ada di lingkungan perusahaan
Sumber : Raymond McLeod, Jr. and George P. Schell “Management Information Systems”, 10th edition, © 2004, Prentice Hall, Inc
Tentang Enterprise Resource Planning ERP
Perencanaan sumber daya perusahaan, atau sering disingkat ERP dari istilah bahasa Inggrisnya, enterprise resource planning, adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan.
Sejarah
ERP berkembang dari Manufacturing Resource Planning (MRP II) dimana MRP II sendiri adalah hasil evolusi dari Material Requirement Planning (MRP) yang berkembang sebelumnya. Sistem ERP secara modular biasanya menangani proses manufaktur, logistik, distribusi, persediaan (inventory), pengapalan, invoice dan akuntasi perusahaan. Ini berarti bahwa sistem ini nanti akan membantu mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan, pengiriman, produksi, manajemen persediaan, manajemen kualitas dan sumber daya manusia.
Karakter Sistem
ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berbeda dengan Front Office System yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce, Customer Relationship Management (CRM), e-Government dan lain-lain.
Modul ERP
Secara modular, software ERP biasanya terbagi atas modul utama yakni Operasi serta modul pendukung yakni Finansial dan akuntasi serta Sumber Daya Manusia
Modul Operasi
General Logistics, Sales and Distribution, Materials Management, Logistics Execution, Quality Management, Plant Maintenance, Customer Service, Production Planning and Control, Project System, Environment Management
Modul Finansial dan Akuntansi
General Accounting, Financial Accounting, Controlling, Investment Management, Treasury, Enterprise Controlling,
Modul Sumber Daya Manusia
Personnel Management, Personnel Time Management, Payroll, Training and Event Management, Organizational Management, Travel Management,
Keuntungan penggunaan ERP
Integrasi data keuangan
Standarisasi Proses Operasi
Menstandarkan proses operasi melalui implementasi best practice sehingga terjadi peningkatan produktivitas, penurunan inefisiensi dan peningkatan kualitas produk
Standarisasi Data dan Informasi
Menstandarkan data dan informasi melalui keseragaman pelaporan, terutama untuk perusahaan besar yang biasanya terdiri dari banyak business unit dengan jumlah dan jenis bisnis yg berbeda-beda
Keuntungan yg bisa diukur
1. Penurunan inventori
2. Penurunan tenaga kerja secara total
3. Peningkatan service level
4. Peningkatan kontrol keuangan
5. Penurunan waktu yang di butuhkan untuk mendapatkan informasi
Penerapan ERP
Berikut ini adalah ringkasan poin-poin yg bisa digunakan sebagai pedoman pada saat implementasi ERP:
- ERP adalah bagian dari infrastruktur perusahaan, dan sangat penting untuk kelangsungan hidup perusahaan. Semua orang dan bagian yang akan terpengaruh oleh adanya ERP harus terlibat dan memberikan dukungan
- ERP ada untuk mendukung fungsi bisnis dan meningkatkan produktivitas, bukan sebaliknya. Tujuan implementasi ERP adalah untuk meningkatkan daya saing perusahaan
- Pelajari kesuksesan dan kegagalan implementasi ERP, jangan berusaha membuat sendiri praktek implementasi ERP. Ada metodologi tertentu untuk implementasi ERP yang lebih terjamin keberhasilannya.
Gagalnya ERP
1. Waktu dan biaya implementasi yang melebihi anggaran
2. Pre-implementation tidak dilakukan dengan baik
3. Strategi operasi tidak sejalan dengan business process design dan pengembangannya
4. Orang-orang tidak disiapkan untuk menerima dan beroperasi dengan sistem yang baru
Tanda-tanda kegagalan ERP
1. Kegagalan ERP biasanya ditandai oleh adanya hal-hal sebagai berikut:
2. Kurangnya komitmen top management
3. Kurangnya pendefinisian kebutuhan perusahaan (analisa strategi bisnis)
4. Cacatnya proses seleksi software (tidak lengkap atau terburu-buru memutuskan)
5. Kurangnya sumber daya (manusia, infrastruktur dan modal)
6. Kurangnya ‘buy in’ sehingga muncul resistensi untuk berubah dari para karyawan
7. Kesalahan penghitungan waktu implementasi
8. Tidak cocoknya software dgn business process
9. Kurangnya training dan pembelajaran
10. Cacatnya project design & management
11. Kurangnya komunikasi
12. Saran penghematan yang menyesatkan
Software ERP
Beikut adalah software ERP yang saat ini beredar, baik yang berlisensi bayar maupun open source.
Dynamics AX
Compiere
ORACLE
JDE
BAAN
MFGPro
Protean
Magic
aLTiUs
SAP
Onesoft
IFS
AGRESSO
INTACS
BOSERP
EuClid System
Mincom Ellipse
Axapta
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Perencanaan_sumber_daya_perusahaan#Keuntungan_penggunaan_ERP
Tentang Intelegent Artificial IA
Kecerdasan Buatan (bahasa Inggris: Artificial Intelligence atau AI) didefinisikan sebagai kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas buatan. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.
Banyak hal yang kelihatannya sulit untuk kecerdasan manusia, tetapi untuk Informatika relatif tidak bermasalah. Seperti contoh: mentransformasikan persamaan, menyelesaikan persamaan integral, membuat permainan catur atau Backgammon. Di sisi lain, hal yang bagi manusia kelihatannya menuntut sedikit kecerdasan, sampai sekarang masih sulit untuk direalisasikan dalam Informatika. Seperti contoh: Pengenalan Obyek/Muka, bermain sepak bola.
Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku, pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin.
Tentang Decision Support Systems (DSS)
Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik.
Menurut Moore and Chang, SPK dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa.
Tahapan SPK:
- Definisi masalah
- Pengumpulan data atau elemen informasi yang relevan
- Pengolahan data menjadi informasi baik dalam bentuk laporan grafik maupun tulisan
- Menentukan alternatif-alternatif solusi (bisa dalam persentase)
Tujuan dari SPK:
- Membantu menyelesaikan masalah semi-terstruktur
- Mendukung manajer dalam mengambil keputusan
- Meningkatkan efektifitas bukan efisiensi pengambilan keputusan
Dalam pemrosesannya, SPK dapat menggunakan bantuan dari sistem lain seperti Artificial Intelligence, Expert Systems, Fuzzy Logic, dll.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pendukung_keputusan
Tentang Sistem Informasi Akuntansi
- Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
- Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
- Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
SIA terdiri dari 3 subsistem:
- Sistem pemrosesan transaksi
mendukung proses operasi bisnis harian. - Sistem buku besar/ pelaporan keuangan
menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak. - Sistem pelaporan manajemen
yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban. - Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen memproses berbagai transaksi non-keuangan yang tidak bisa diproses oleh SIA biasa.
Cara Kerja
Untuk memahami bagaimana SIA bekerja, perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan sebagai berikut :
- Bagaimana mengoleksi data yang berkaitan dengan aktivitas dan transaksi organisasi?
- Bagaimana mentransformasi data kedalam informasi sehingga manajemen dapat menggunakan untuk menjalankan organisasi?
- Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi ?
- Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi ?
Manfaat
Sebuah SIA menambah nilai dengan cara:
- Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
- Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
- Meningkatkan efisiensi
- Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
- Meningkatkan sharing knowledge
- Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_akuntansi



